Saturday, August 13, 2016

Review Video Klip Tulus - Ruang Sendiri




Beri aku kesempatan
Tuk bisa merindukan mu
(jangan datang terus)

Beri juga aku ruang
Bebas dan sendiri
(jangan ada terus)

Aku butuh tahu seberapa ku butuh kamu
Percayalah rindu itu baik untuk kita

(pagi melihatmu) menjelang siang kau tahu
(aku ada dimana) sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Baik buruk perubahanku
Tak akan kau sadari
(kita berevolusi)

Bila kita ingin tahu
Seberapa besar rasa yang kita punya
Kita butuh ruang

Kita tetap butuh ruang sendiri-sendiri
Untuk tetap menghargai rasanya sepi

***

Udah lama juga gak nge-blog, udah hampir 2 tahun.  Untung ada klip nya Tulus yang menarik buat dibahas.

Mari kita mulai.

Dari awal diperlihatkan dua zona, zona putih dan diluar zona putih.  dengan si model menarik benang warna putih panjang, kemudian digulung dengan tangan nya sendiri. 

Zona putih itu, zona dimana cuma ada mereka berdua, kayak lirik nya, cewe selalu pengen tau si cowo lagi apa, ngapain, dimana.  Selalu pengen bareng.

Benang putih simbolis dari hubungan mereka diawal masa pacaran.  Benang yang panjang dan digulung sama si model, gambaran gimana si cewe selalu terhubung dengan si cowo, selalu pengen deket, tanpa sadar si cowo jenuh, digambarkan benang berwarna hitam.

Diluar zona putih itu sebenernya keadaan yang pengen dijalanin si cowo, bebas, gak terkekang.  Tapi bukan mau putus, cuma minta jeda aja.

Scene si model guling-gulingan di kasur itu gambaran gimana nikmatnya sendiri, tanpa gangguan, lebih tepatnya "me time".

Kemudian scene si model diluar zona putih, tatapannya menerawang ke langit, mungkin gambaran kalo si cowo bilang, "tuh liat, ada hal lain yang bisa kamu nikmatin diluar sana, nggak harus selalu sama aku, dunia itu luas".

Menit 1.25-1.52, dimana model berdampingan dengan cermin, bahwa kita butuh waktu sendiri, buat introspeksi, buat melihat ke diri masing-masing.

Scene terakhir, dimana model kembali terlihat diluar zona putih, matanya menerawang ke langit, dan Tulus muncul duduk di kursi, gambaran mereka akhirnya sama-sama menikmati waktu sendiri.  Cowo menikmati waktu sendiri nya, sementara cewe berusaha menikmati dunia yang selama ini tidak dia lihat, dan mungkin menyadari kalo selama ini apa yang dilakukan terhadap cowo nya itu salah.

***

Tulus, selalu out of the box, senang bermain dengan simbol-simbol di video klip nya, lirik lagu nya bertolak belakang dengan pemikiran orang biasa.  Solois Indonesia yang benar-benar "fresh".

Selamat menikmati review dari saya.  Ini hanya pemikiran dan pandangan saya saja, kalo ada yang berpendapat lain, silahkan. 

Cheers.

Monday, August 18, 2014

Hujan

Hujan, kamu lagi

Percuma
Jiwa yang belang tidak akan bisa luntur
Hanya dengan satu sapuan

Kamu harus ribuan kali datang untuk menjadikannya satu
Sehingga menyadarkannya, bahwa kamu yang membuat batu itu berlubang.

13 07 14

Monday, October 28, 2013

Nobody Is Perfect

Judulnya klise banget, tapi sebenernya artinya sangat universal.  Nggak ada yg sempurna, bukan cuma buat makhluk hidup, tapi juga benda mati.  Prinsip dasar dalam hidup biar lo gak terpaku sama angan, cita-cita, dan mungkin mimpi yang terlalu tinggi.

Misalnya, lo nanti pengen punya pasangan hidup yang seperti apa?? pasti lo ingin yang terbaik dari yang terbaik.  Yang ganteng, yang cantik, pengertian, baik, mapan, mandiri, toleransi, rajin menabung, tidak sombong, dll.

Dalam hal pekerjaan juga sama, pengen yang enak, gak susah, gaji gede, nyaman, dll.

Semuanya tinggal gimana kita menyikapinya.  Gimana caranya walaupun bukan yang terbaik, bukan yang sempurna, tapi kita bisa jadikan itu lebih baik dari sebelumnya, minimal untuk diri kita sendiri.  Gimana kita bisa saling membantu untuk saling menyempurnakan satu sama lain, saling melengkapi.


Thursday, October 24, 2013

Review Lagu Dan Video Klip "Noah - Tak Lagi Sama"



(1) Cerita ini tak lagi sama
      Meski hatimu selalu di sini
      Mengertilah bahwa ku tak berubah
      Lihat aku dari sisi yang lain

Bersandar padaku, rasakan hatiku
Bersandar padaku

Reff: (a)
Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu tuk memelukku
Kau melengkapiku, kau sempurnakan aku

(2) Waktu yang telah kita lalui
      Buatmu jadi lebih berarti
      Luluhkan kerasnya dinding hati
      Engkaulah satu yang aku cari

Bersandar padaku, rasakan hatiku
Bersandar padaku ooh

Reff: (b)
Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu tuk memelukku
Kau melengkapiku, kau sempurnakan aku
Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu menemaniku
Kau menenangkanku, kau melegakan aku

Setelah waktu itu gw review lagu dan video klip dari Tulus - Sewindu, sekarang gw mau review lagu dan video klip Noah - Tak Lagi Sama.

Mari kita mulai !

Menurut gw video klipnya cukup unik, mengambil segi perspektif dalam pengambilan gambar. Gedung miniatur dan taman diletakkan di depan sebuah layar, dan dengan sudut tertentu gambar diambil sehingga membuat seolah-olah model yang ada di layar berada pada sebuah gedung atau taman.

Gw akan menelaah korelasi video klip dengan lirik lagunya menurut pendapat gw.

0.13 - 0.21
Posisi cowo dan cewe yang berdiri sedikit saling membelakangi dan berpegangan tangan, menggambarkan klo mereka pernah bersama dalam sebuah hubungan walaupun ada pertentangan.

0.25 - 0.43
Kemudian mereka berjalan saling menjauh, duduk didepan sebuah scene yang pernah mereka jalani bersama.

1.02 - 1.30
Adegan ini menggambarkan pertama kali cowo melihat cewe di halaman rumahnya, dan sekaligus tertarik. Ini digambarkan dengan adanya bayangan badan disebelah kanan, kemudian gambar yang sedikit bergoyang menandakan si cowo yang sedang memperhatikan gerak-gerik si cewe. Kemudian mereka kembali saling bertatapan seolah masih saling sayang dan masih ada harapan untuk kembali bersatu. posisi si cowo yang lebih dulu berbalik menatap dan kemudian disusul si cewe, menandakan si cowo lebih banyak berharap untuk kembali sama si cewe. Kurang lebih menggambarkan arti dari bait pertama (1).

2.01 - 2.16
Menggambarkan perjuangan si cowo buat ngedapetin si cewe, dengan adegan memanjat atap rumah, terbang, sampai jatuh tepat di kursi taman rumah si cewe.

2.20 - 2.50
Menggambarkan mereka kembali mengenang perjalanan cinta mereka, bahwa mereka saling membutuhkan, saling mengisi satu sama lain, saling bertukar keluh kesah, saling melengkapi, baik saat senang maupun saat sedih. Merepresentasikan bait ke-dua (2).

3.17 - 4.15
Mereka beranjak dari kursi masing-masing, duduk bersama dalam satu kursi, flashback saat mereka bertengkar hebat dan berpisah. Setelah perpisahan itu, mereka kembali ke kehidupan masing-masing, tapi mereka merasa gelisah, merasa hancur, seperti ada beban yang berat yang tidak pernah mereka rasakan saat masih bersama.

4.16 - 5.18
Saat si cewe mulai tidak tahan dengan semuanya dan ingin lari, si cowo datang menenangkan keadaan. Mungkin si cowo bilang, "kamu tenang dulu, jangan ambil keputusan saat emosi, pikir lagi baik-baik". Kemudian mereka bertukar posisi duduk. Si cewe duduk di kursi cowo, dan si cowo duduk di kursi cewe. Mereka saling introspeksi, saling merasakan bagaimana kalau mereka ada di posisi masing-masing dengan segala permasalahan hidup masing-masing. Kemudian mereka flashback saat mereka pertama kali bertemu, saat mereka mampu menahan ego masing-masing. Mereka sadar, semuanya karena mereka mempertahankan ego masing-masing. Akhirnya mereka kembali bersatu.

Keseluruhan video klip ini, menurut gw menekankan arti dari bagian reff ke-dua (b) lagu tersebut, mereka saling melengkapi, saling mengisi, dan menjadi diri mereka masing-masing saat mereka bersama, tidak berpura-pura.

Pesan pentingnya, jangan mengambil keputusan dalam keadaan emosi.

Dalem banget yak, gw aja takjub sendiri pas liat video klip sambil bongkar isi liriknya.

Udah dulu yahh.. Mudah-mudahan suka, ketemu lagi direview lagu selanjutnya. 
Dadaaaaahhh~


Wednesday, September 11, 2013

Indahnya Kebersamaan



"Setiap hari kami berjalan mengelilingi kota mencari tempat baru untuk disinggahi, menghindari razia Satpol PP.  Tidak pernah ada keluhan dengan keadaan seperti ini.  Kebersamaan menguatkan kami.  Disaat semua orang mengeluh dengan harga bahan pokok yang melambung tinggi, kami sudah terbiasa menahan lapar.  Ayah selalu bilang, jangan pernah mengeluh dengan keadaan yang seperti ini, karena kebersamaan yang kami dapat belum tentu bisa didapatkan oleh mereka yang berlimpah harta.  Ketegaran Ayah dan kelembutan Ibu membantu kami menjalani semuanya setiap hari.  Walaupun perut kami kosong, tapi jiwa kami hangat oleh pelukan Ibu.  Aku selalu berdoa agar Ayah dan Ibu selalu sehat, karena Aku dan adik-adikku belum siap untuk ditinggalkan, sendiri menghadapi kerasnya kehidupan dijalanan.  Inilah rumah kami, tempat tinggal kami, kendaraan kami, kehidupan kami."

Mungkin itu yang ada dipikiran wanita kecil berkerudung putih didalam foto.  bersyukurlah dengan apa yang sudah kita miliki, masih ada mereka yang diluar sana hidupnya serba kekurangan tapi tetap tersenyum.  Mudah-mudahan foto diatas bisa jadi inspirasi, dan mengingatkan kita untuk selalu berbagi. :)

Wednesday, March 20, 2013

Move On

Aku tidak akan pernah bisa menyangkali hatiku
Ketika hujan mulai turun, dan aku mengingatmu, merindukanmu

Seperti daun tua yang menggantung lemah pada ranting
Sinyal cintaku terlalu lemah untuk mengharapkan balasan darimu

Dan mungkin tiba saatnya daun lemah itu jatuh ke tanah, terurai, untuk kembali tumbuh menjadi tanaman baru

Ketika... Absurd

Ketika namamu tidak hanya terlintas disetiap bangun pagi, tapi juga menjadi bagian dari doa-doaku.
Ketika senyumanmu tidak hanya mengisi lamunanku, pun menyemangati hari-hariku.
Ketika ceriamu tidak hanya menjadi bunga tidurku, tapi juga membuat hariku.
Ketika wajahmu tidak hanya menghiasi pikiranku, pun menghiasi layar HP.
Ketika tawa renyahmu tidak hanya menghangatkan telingaku, tapi juga menjadi ringtone favorit.

Dan ketika rambut panjangmu tidak hanya membuatku rindu untuk membelainya, tapi juga menutupi lubang di punggungmu.

Dan ketika indah matamu tidak hanya menggambarkan isi hatimu, pun jadi gambar cover buku TTS.

Monday, January 21, 2013

Salah Kaprah

Alhamdulillah akhirnya gw nulis lagi di blog setelah terakhir posting bulan Oktober 2012.  Ide untuk postingan gw sekarang muncul pas gw lagi nongkrong di WC kurang lebih sekitar 15 menit.  IYA, DI WC.  ehem...

Salah kaprah a.k.a salah pengertian yang pengen gw bahas disini tentang arti dari sebuah kata.  Ada beberapa kata yang sering dipakai orang banyak dalam kehidupan sehari-hari, termasuk gw, tapi beberapa dari mereka kayaknya gak ngerti arti dari kata itu, jadi penggunaan dalam kalimat juga sekenanya aja.  Beberapa dari mereka nggak sadar, karena udah jd kebiasaan ya dianggap biasa deh...

Misalnya :

1. Artis

Artinya pekerja seni, dengan kata lain, siapapun bisa masuk dalam kategori ini.  Pengamen pun artis.  Yang belom ngerti, gini cerita lengkapnya, artis itu kan pekerja seni, pekerja seni dibagi lagi bagiannya, ada musisi, pemain film, pelukis, pematung, dll.

Ambil contoh musisi, pengamen itu termasuk artis a.k.a pekerja seni, dan dia musisi.  Kalo mau dibagi lagi, musisi itu ada musisi profesional sama musisi jalanan.  Nah, pengamen kategorinya musisi jalanan.

2. Bulu dan rambut

Sering banget gw denger "bulu matanya lentik", atau "tangannya berbulu", atau "kucing si A bulunya rontok tuh".  Pada tau gak sih bedanya bulu sama rambut???

Semua penggunaan kata bulu di atas salah.  Bulu itu cuma buat bangsa Aves (burung), sementara untuk mamalia, termasuk manusia, namanya rambut bukan bulu.  Walopun agak janggal kalo denger "rambut mata", "rambut dada", "rambut kucing", tapi emang itu yang bener.

Pernah liat kemoceng?? atau sayap burung yang rontok? itu baru namanya bulu.  Bulu itu bentuknya kayak batang pohon, ada batang inti dan bercabang ke kanan dan kiri.  Sementara rambut itu ya bentuknya kayak yang ada di kepala.


nah, gambar di atas namanya bulu, paham sekarang?? kalo rambut gak usah ada contohnya lah, lo pada punya, cek sendiri.

3. Ikan dan mamalia

Ini juga aneh, banyak orang bilang "ikan lumba-lumba" atau "ikan paus", tapi pada tau gak kalo mereka termasuk mamalia?? Iya, mereka melahirkan dan bernafas dengan paru-paru, ciri-ciri dasar mamalia.  Jadi bukan termasuk bangsa Pisces a.k.a ikan.

FYI, kelelawar itu satu-satunya mamalia bersayap.

4. Nyinyir

Tiap hari pasti ada aja ni kata nongol di timeline twitter, yang ngetwit ngerti apa nggak juga gw gak tau.  Tapi mungkin karena mirip sama nyindir, jadi dianggep sama artinya sama nyindir, padahal beda.

Jadi, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia hal. 973, nyinyir itu artinya mengulang-ulang perintah atau permintaan; nyenyeh; cerewet; nenekku kadang-kadang ---, bosan aku mendengarkannya.

Begitulah kira-kira, atau bisa diliat di http://kamusbahasaindonesia.org/nyinyir/mirip

mudah-mudahan sekarang pada tambah pinter yahh~




Wednesday, October 10, 2012

Review Lagu dan Video Klip "Tulus - Sewindu"


sudah sewindu, ku di dekatmu
ada di setiap pagi, di sepanjang harimu
tak mungkin bila engkau tak tahu
bila ku menyimpan rasa, yang ku benam sejak lama

setiap pagi, ku menunggu di depan pintu
siapkan senyum terbaikku, agar cerah harimu
cukup bagiku, melihatmu tersenyum manis
di setiap pagimu, siangmu, malammu

sesaat dia datang, pesona bagai pangeran
dan beri kau harapan, bualan cinta di masa depan
dan kau lupakan aku, semua usahaku
semua pagi kita, semua malam kita

Reff:
oh tak akan lagi..ku menunggumu di depan pintu
dan..tak ada lagi..tutur manis ku merayumu

jujur memang sakit di hati
bila kini nyatanya engkau memilih dia
takkan lagi ku sebodoh ini
larut di dalam angan-angan tanpa tujuan

ini tulisan pertama gw buat nge-review lagu, terutama tentang korelasi lagu sama klip-nya.  Alasan gw milih lagu ini, karena lagunya catchy banget, penyegaran juga buat telinga gw, dan gw penasaran juga, soalnya di channel pribadi link video klip lagu ini di youtube, ada yg penasaran sama objek yang ada di dalam klip. Pasti ada maksud tertentu kenapa objek itu ada di dalam video-nya, atau dari cara pengambilan gambar dan gerak-gerik si model video klip.

Video klip-nya simple, sederhana, terkonsep.  Lo bisa liat langsung di sini, dan gw akan mulai review, berdasarkan persepsi gw.

Objek yang menurut gw penting adalah gelas kosong, buah apel yang ditusuk garpu.

0:27 - 1:06
itu penggambaran dari bait pertama sama kedua, dimana si cewe duduk di sofa, merasa nyaman, ceria, karena si cowo selalu ada dan nemenin dia.  Dan si cowo tampak masih berharap.

1:06 - 1:48
gambaran dari bait ketiga sama reff, dimana si cewe jalan di atas sementara cowonya di bawah, atau sama-sama di bawah berdeketan tapi si cowo memalingkan muka, sementara si cewe asik sendiri.  Maksudnya, sejak ada "si pangeran", si cewe mulai agak jauh sama si cowo, kalopun lagi deket, ya si cewe mungkin asik aja nyeritain tentang "si pangeran", dan si cowo kecewa.

2:07 - 2:27
si cewe tiduran di atas hamparan sprei putih yang di sekelilingnya ada buah anggur dan apel.  Di sebelah kiri cewe, ada buah apel yang ditusuk garpu, kemudian si cewe makan apel-nya.  Sprei putih, anggur dan apel gambaran "si pangeran", pengungkapan istimewa.  dikelilingin beberapa buah anggur dan apel yang ditusuk, gambaran betapa "si pangeran" bisa ngasi segalanya buat si cewe, dan si cewe terlena.

2:36 - 2:42
ada scene dimana si cewe jalan di tengah-tengah kumpulan gelas kosong yang tertata rapi.  Gelas kosong adalah gambaran keadaan si cowo, dan jumlah gelasnya adalah gambaran lama waktu si cowo nemenin si cewe, mungkin gambaran dari sewindu itu.  Jadi, selama itu, hati si cowo tidak pernah terisi perasaan si cewe, itulah kenapa gelasnya kosong.

2:30 - 2:32
scene dimana si cewe duduk di sebuah kayu, di sudut kamar.  Gambaran kalo ternyata, walaupun si cewe punya "si pangeran", tapi masih ngerasa kesepian, si cowo lebih bisa bikin dia bahagia daripada "si pangeran".

masuk scene terakhir, si cewe di gambarkan duduk di bawah di antara gelas kosong, ekspresinya kayak ada yang hilang, sementara si cowo duduk dengan posisinya lebih tinggi dari si cewe, dan ekspresinya tersenyum.  Disini si cewe nyesel udah lebih milih "si pangeran" dibanding si cowo, sementara si cowo udah ikhlas, dan udah lega.  "udah gw gpp, klo emang lo lebih bahagia sama dia, gw ikut seneng", gitu mungkin kata si cowo.

klo buat scene yang si cewe mecahin TV, butuh usaha keras buat si cewe ngelupain si cowo.  Dan gak gampang.

well... inilah review pertama gw, hope you enjoy it :)







Thursday, October 4, 2012

Denganmu atau Tanpamu.....Smartphone

Dulu sih ya...duluuuu banget, orang tu otaknya bener-bener dipake deh.  jaman belom ada henpon sama sekali, semua jadwal, tugas, deadline, nomer telpon, lo catet bener-bener di buku agenda atau buku khusus.  walaupun bisa nelpon buat nanya, tapi sayang banget kayaknya klo nelpon cuma buat nanya tugas ato deadline.  Bahkan mungkin beberapa nomer telpon ada yang lo apal di luar kepala.  Gw, inget hampir sepuluh nomer telpon rumah temen gw, yang kadang gw telpon buat nanyain jawaban pe-er :p

Wartel dan telepon umum koin jadi pusat perhatian.  Nyari wartel yang pewe buat pacaran ditelpon.  Gw pernah nemu wartel yang kamar bicara-nya dikasi kursi kyk sofa gitu.  Ke wartel diatas jam 10 biar agak murah bayarnya.  Klo yang suka pake telpon koin, pada ngiket koinan sama tali biar bisa ditarik lagi, atau mencet kode-kode aneh biar bisa gratis :)

Mulai masuk henpon, fungsi otak mulai berkurang.  Nomer telepon bisa disave di henpon, deadline sama tugas masuk reminder, gak bingung nyari wartel atau telpon koin buat nelpon.  Dan yang paling penting, fungsi henpon disini masih murni buat komunikasi, bukan multi-tasking kayak sekarang.

Kemudian nongol henpon pake kamera, yang fungsi utamanya masih dipake, telpon dan sms.

Akhirnya, keluarlah smartphone, henpon multi-talented, multi-tasking, tapi maksud gw bukan yang bisa nonton tv loh X)) Ini beneran, orang kayaknya ketergantungan banget, sampai pada suatu saat katanya jaringannya bermasalah, dan smartphone yang punya fitur BBM ini pending, penggunanya kelabakan.  Gw sih rada aneh ya, itu kan henpon, masih bisa buat nelpon sama sms, ya dipake lah, masa tergantung sama BBM.  Dan jawabannya rata-rata sama, "gw gak nyimpen nomer hape-nya".

Jadi, mulai sekarang yang harus dilakukan adalah:
1. Kalo lo kenalan sama orang baru, selain minta PIN, minta juga nomer hapenya, kalo perlu minta semua jalur komunikasi yang dia punya.  Facebook, twitter, e-mail, instagram, skype, path, YM, G-Talk, dll.

2. Gak semua orang harus lo mintain nomer hape atau jalur komunikasi yang lain jg sih, yang penting aja, kayak keluarga, pacar, relasi, dosen, dll.

3. Kalo yang namanya BBM itu pending, jangan trus ngobrol di status, itu ruang publik.  Kalo emang gak terlalu penting, ya tungguin aja sampe 'D', tapi kalo penting, ya sms aja ato telpon.  Gitu.

Smartphone itu bagus, amat sangat membantu komunikasi, bagi yang paham, kalo yang belum paham malah jadi nyusahin orang lain :)

oh iya satu lagi, yang namanya BBM sama sms itu kita berkomunikasi lewat tulisan, jadi perhatikan tanda baca dan tata bahasanya, salah tanda baca, salah penempatan tanda baca, salah tata bahasa, akhirnya jadi beda intonasi dan beda persepsi, trus salah paham deh :) jadi, komunikasi yang paling baik ya langsung ketemu ngobrol face to face, minimal telpon.

Because smartphone for smart people.

04 10 12

Saturday, September 29, 2012

Kait Terkait #3

Di dalam SOLDIER ada SOLD dan DIE.. karna seorang tentara harus siap "menjual" segalanya untuk negara, termasuk nyawanya.

Di dalam MALU ada MAU.. orang pemalu itu sebenarnya banyak maunya.  Iya.  Malu tapi mau.

Di dalam CANTIK ada ANTIK.. karna cantik yang sebenarnya adalah yang beda dari biasanya, yang bukan cuma modal tampang atau modal make-up.

Di dalam CHAMPION ada PION.. orang bermental juara gak akan pernah takut maju menghadapi semua hambatan walaupun memiliki kekurangan.

TOMORROW itu TO-MOre-ROW.. karna memang harus lebih semangat menyambut hari esok untuk memperbaiki kegagalan hari ini.

FOREST itu FOR-REST.. ya memang seharusnya hutan itu jangan ada campur tangan manusia yang berlebihan, kalo gak mau ekosistem rusak.  Rumah bagi penghuninya.

Di dalam FIRST ada FIST.. karna segala sesuatu hal yang pertama kali, pasti bakal membekas dalam ingatan, seperti pukulan di muka.

Di dalam NANYA ada NAYA.. orang kalo ketemu sama @nayyaaa pasti bawaannya pengen nanya mulu. #yakali

Thursday, September 27, 2012

Matahariku Sudah Mulai Tinggi

Matahariku sudah mulai tinggi
semakin tinggi
terus meninggi
bahkan tidak ada awan hitam yang sanggup menghalangi

semuanya terlalu cepat
untukku, atau untuknya

waktu tidak pernah memihak siapapun
waktu hanya memberikan kesempatan
dan kesempatan selalu diperebutkan
termasuk kesempatan untuk memilikimu
memiliki matahari yang terang sendiri

tapi mataharipun bisa terbenam
terbenam karena kesendirian
terus mengejar bulan menjadi pasangannya
dan kenyataannya kesempatan tidak pernah mempertemukan mereka
tapi gerhana mempertemukan mereka
untuk kemudian berpisah lagi

jadi mungkin lebih baik menjadi bintang untukmu di malam hari
dan menjadi awan untukmu di siang hari

ahh.. tapi matahariku sudah semakin tinggi

27 09 12

Tuesday, September 25, 2012

Tentang Ruteng

Saya mau berbagi cerita sedikit tentang perjalanan saya yang dalam rangka bekerja di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai Timur, Flores.

Meninggalkan Jakarta tanggal 24 Oktober 2011, transit di Bali, kemudian berlanjut terbang dan mendarat di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo.



Sampai disana disambut dengan sedikit gerimis dan pemandangan yang gersang. Kurang lebih sekitar 2 jam menunggu jemputan untuk kemudian langsung bertolak menuju Ruteng.

Perjalanan dari Labuan Bajo menuju Ruteng ditempuh sekitar 4 jam. perjalanan menuju Ruteng cukup mengocok perut,berbelok-belok dan naik turun. Sampai di Ruteng ternyata dingin sekali, keesokan paginya baru saya cek melalui GPS dan ternyata berada di ketinggian 1.170 mdpl.


Jadi, Ruteng merupakan sebuah Kecamatan yg berada di Kabupaten Manggarai Timur yang letaknya bisa dibilang di kaki gunung. Kebetulan saya disana ada kegiatan studi potensi dan pemetaan untuk pembangunan PLTA di Sungai Wae Racang.


Singkat saja, kami langsung menuju lokasi pekerjaan yang jaraknya sekitar 10km dari Ruteng, namanya Liang Bua. boleh dicoba googling dengan keyword "Liang Bua" dan teman-teman akan mendapatkan bahwa lokasi ini menjadi situs arkeologi adanya penemuan fosil dan kerangka manusia yang berukuran kecil. Dan kami langsung menuju Kampung Teras tempat lokasi pertama yang akan dilihat potensinya. Sesampainya disana,ternyata masyarakat sangat menerima dengan baik, bahkan tidak segan untuk menegur lebih dulu, padahal bisa dibilang kami adalah orang baru dan asing yang belum mereka kenal. Terlebih lagi setelah mereka tahu kalau kami ingin membangun PLTA disini, masyarakat betul-betul membantu pekerjaan kami, misalnya ketika kami harus memasang pilar sebagai titik referensi dan itu ada di dalam kebun, tidak masalah bagi mereka selama itu untuk kepentingan umum dan nantinya untuk kemajuan kampung mereka yang saat ini listrik memang sangat minim buat mereka.


Itu tadi lokasi pertama, di lokasi kedua, yaitu Kampung Bere, masyarakat disini memiliki pola pikir yang berbeda. Pada saat kami ingin memasang pilar seperti di lokasi Kampung Teras yang letaknya ada di dalam kebun, pada awalnya mereka mengijinkan, tapi keesokan harinya ada salah satu warga kampung yang tidak senang kalau lahannya dilewati oleh kami. mereka berbicara dengan bahasa lokal dan salah satu dari mereka menjelaskan permasalahannya kepada kami. Ya intinya mereka meminta uang ganti rugi. Demi kelancaran kami pun berdamai dengan uang ganti rugi tersebut. Tapi secara keseluruhan mereka sangat membantu pekerjaan kami, ramah, bahkan setiap kami melewati rumah penduduk selalu ditawari mampir untuk minum teh atau kopi.


Disini mereka juga mengenal tradisi pada saat panen seperti mengadakan upacara adat dan beberapa tari-tarian yang menggambarkan rasa syukur atas mereka. Hanya ada satu adat istiadat yang saya baru dengar dan wow sekali rasanya! Ada pada saat tertentu (saya tidak bertanya lebih lanjut tentang hal ini) mereka akan mengadakan pertarungan satu lawan satu, bahkan mereka bertarung sampai mati dan hukum tidak bisa menyentuhnya karena ini sebuah kebudayaan mereka turun-temurun dari leluhur.


Pekerjaan mereka semua adalah petani dan berkebun. Walaupun struktur geologinya terdiri dari batuan, tapi disini sangat subur. Apapun mereka bisa tanam disini, seperti kopi, coklat, durian, nanas, pisang dan kemiri yang sepertinya merupakan tanaman asli disini. Selain itu juga, saya menemukan 5 spesies yang mungkin bisa dibilang bunga bangkai tapi ukurannya lebih kecil dari biasanya dan tumbuh pada ketinggian yang berbeda secara liar, sayang pada waktu itu belum mekar.


Bunga yang menyerupai Bunga Bangkai.

Satu lagi yang membuat saya heran adalah, pola menanam padi atau sawah mereka (sebagian) berbentuk lingkaran dan terpusat ditengah seperti jaring laba-laba, tidak seperti sawah pada umumnya.

Buat para fotografer rasanya tidak akan rugi kalau ke Ruteng, banyak objek menarik yang bisa diabadikan asal tahan dingin aja.


Satu lagi, di kantor Bupati Manggarai Timur juga dipajang fosil yang ditemukan di daerah Liang Bua berbentuk ikan purba, mungkin sejenis Ichtyosis ya kalau gak salah (eh bener gak ya tulisannya??). Struktur batuan disana memang seperti batu karang dan berukuran besar. Dengan struktur batuan seperti itu dan terlebih lagi ditemukannya fosil ikan purba saya jadi berpikiran apa iya kalau dulunya Ruteng itu laut???


Struktur batuan di Ruteng

Fosil sejenis ikan purba yang dipajang di Kantor Bupati Manggarai Timur


Situs Liang Bua

Peneliti dari luar negeri yang melakukan penelitian di situs Liang Bua. Menurut mereka, berdasarkan hasil temuan fosil, kalau dulu disitu hidup manusia berukuran kecil yang memiliki tinggi sebatas pinggang. 

Kakek dan Nenek yang ada di foto ini rumahnya diatas bukit, mereka mendapatkan air hanya dari sungai dan untuk mendapatkannya, mereka harus turun sejauh 500m.  kalau datar aja sih gak masalah 500m, nah ini kemiringannya 45 derajat dan mereka bisa survive dsana, HEBAT!

Menyeberangi sungai memakai bambu dari batu ke batu.

Foto diambil ketika perjalanan menuju Kampung Teras. Ruteng menyambut kami dengan pelangi yang indah.




Friday, September 21, 2012

Sentani, Amai, dan Birokrasi Adat

Nah pemirsa, ketemu lagi dengan saya kali ini saya kebetulan berkunjung ke tanah perdamaian a.k.a tanah Papua. Tepatnya di Sentani, Distrik Depapre, Kampung Amai (dekat dengan Pantai Amai).


Saya mendarat di Sentani tgl 29 Desember, untuk keperluan studi potensi di Sungai Amai yg letaknya dekat dengan Kampung Amai. Tim yg datang bersama saya adalah tim ketiga yg datang ke lokasi setelah dua tim sebelumnya yg datang tahun 1996 dan 2001 menyerah pulang karena ada konflik dengan suku setempat masalah perijinan sampai ditodong parang *horor*.



Jadi di Kampung Amai ini ada 6 suku, tim sebelumnya hanya ijin dengan 2 suku di sana..sehingga 5 suku yg lain merasa tidak dihormati. Akhirnya kami yg sekarang mempersempit wilayah saja, kami minta ijin dengan pemilik lahan yang lahannya kami lewati dan kami lakukan studi potensi. Beruntung lahan tersebut dimiliki oleh satu suku, yaitu Suku Demetouw dan mereka memberi ijin asalkan mereka ikut dengan kami melakukan studi potensi sambil mengamankan ancaman yg datang dari suku lain. Kami setuju, bahkan kami lebih aman dengan cara itu.


Oh iya, kami baru beroperasi tgl 2 Desember 2011 karena ada himbauan untuk waspada berkaitan dengan HUT OPM yang ke-50 tgl 1Desember.


para tentara masih berjaga di Kampung Amai sehari setelah HUT OPM

Kalau menurut pendapat saya yang langsung melihat di lapangan, sebenarnya masyarakat Papua tidak meminta sesuatu hal yg berlebihan, mereka hanya ingin diperlakukan sama seperti propinsi yg lain. Jadi mereka mau pemerintah jangan cuma teriak-teriak “NKRI harga mati” saja, tp tolong diperhatikan wilayah yg termasuk ke dalam NKRI tanpa membeda-bedakan.

Kasian masyarakat di sana...tokoh pemuda disana yang namanya Ade Albert (ada di foto), dia kuliah jurusan jurnalistik..satu lg Ade Silas jg kuliah jurusan komunikasi massa, tp berhenti di tengah jalan terbentur biaya.  Mereka bukan masyarakat tertinggal koq, mereka orang-orang hebat yang mau berjuang buat daerahnya..cuma pemerintahnya aja kurang perduli


Seperti pada kasus pekerjaan kami yg tertunda sampai hampir 15 tahun, sebenarnya inti permasalahannya cuma satu, mereka mau diajak bicara dalam berbagai hal, mereka tidak mau dianggap remeh. Tim kami jg dalam proses lobi-melobi tdk langsung berhadapan dengan kepala suku, tp kami temui dulu tokoh pemuda disana. Setelah tokoh pemuda diberi penjelasan, berikutnya tokoh pemuda tersebut akan menjelaskan kepada kepala suku yang bersangkutan, tentunya kami juga ikut membantu menjelaskan. Seandainya kepala suku sudah memutuskan ‘A’, maka semuanya akan mengikuti kepala suku. Tidak ada yg berani menentang kepala suku. Saya menyebut ini birokrasi adat.


Bedanya birokrasi adat dengan birokrasi pemerintah adalah, kalau ada masalah dengan birokrasi pemerintah atau dengan kata lain berbelit-belit, bisa dengan mudah dilewati asalkan ada uangnya. Sedangkan birokrasi adat, kalau anda berusaha melewatinya, taruhannya ya nyawa anda sendiri.



Masalah parang, Ade Silas bilang, "adat timur kami ya seperti itu, kalau sudah diberitahu sekali tp msh belom ngerti..kami baku potong saja (sambil ngayunin parang)"...serem yak!





 dari ki-ka: Ade Silas, Ade Albert mereka berdua tokoh pemuda setempat, kemudian Pak Ruben dan Pak Anton, mereka berdua adik dari kepala suku


 Kedua dari kiri, itu adalah kepala suku Pak Robert

Tapi disini ada hal yg menarik dan berbau mistis sehubungan dilancarkannya pekerjaan kami disana. Jadi beberapa tahun yg lalu, kepala suku sebelum Pak Robert, sebelum beliau meninggal sempat memiliki firasat. Beliau pernah meminta keluarganya untuk tidak mengganggunya saat sedang di kamar, katanya beliau mau “pergi” dulu. Klo kepercayaan mereka, bisa memisahkan diri antara roh dan raga. 

Setelah 3 hari beliau “pergi”, akhirnya keluar dari kamar dan memanggil semua keluarganya untuk berkumpul. Dalam “kepergiannya”, beliau melihat bahwa nanti akan ada 3 pipa yg turun di Sungai Amai. Pipa pertama akan mengalirkan air sungai ke beberapa kampung, termasuk Kampung Amai. Pipa kedua akan mengalirkan air Sungai Amai menjadi air yg bersih sehingga bisa diminum. Pipa ketiga akan datang dari sebuah perusahaan yang akan merubah air Sungai Amai menjadi listrik dan dapat dimanfaatkan orang banyak.

Pipa pertama sudah terwujud, pemerintah setempat membangun saluran pipa irigasi dan mengalirkannya ke beberapa kampung. Pipa kedua juga sudah terwujud, ada pembicaraan dari pihak Danone untuk mengolah air Sungai Amai. Pipa ketiga adalah perusahaan dari tim kami yg datang kesana. Jadi pada saat team leader kami menghadap Kepala suku, beliau mengatakan bahwa memang sudah ditakdirkan perusahaan kami berjodoh dengan Sungai Amai #HororDikit

biar gak tegang, saya share beberapa foto di sana





gambar diatas adalah beberapa view Pantai Amai yg saya ambil dari perahu.


 hanya disini kita bisa mendapatkan sinyal HP, tempat para tentara berjaga yg lokasinya ada di atas bukit berseberangan dengan sebuah SMK.


 Jeruk sunkist?!? bukan, ini saya lihat terjatuh di lantai hutan. Masyarakat bilang buah ini untuk hiasan pada pohon natal dan tidak bisa dimakan, dan memang sangat ringan. Tapi kemarin saya liat di Jejak Petualang ada buah yang sama dan host bilang klo itu manggis hutan.



 apa ya namanya?? kyk buah gitu ada bijinya, tp bentuknya mirip kupu-kupu...




3 gambar di atas adalah beberapa view Sungai Amai, bukan kolam buatan atau taman buatan tp sungai...airnya jernih gila,berasa pengen berenang klo liat langsung :D


pernah dengar buah merah??ini tanamannya, lebih banyak tumbuh di wamena..konon buahnya berkhasiat untuk obat.


ya ini namanya keluwing, tp yg ini saya baru liat. Bergaris kuning, biasanya yang sering saya liat berwarna hitam atau hitam kecoklatan.


ada hewan di dalam foto ini, ayo dicari dan ditebak


 dan terakhir, ini dia Lenny Kravitz dan Nelson Mandela dari papua X))



08 12 11

Monday, September 17, 2012

Sweet First, Psycho at Last

Ini lucu deh, judul tulisan gw yang sekarang ini datengnya dari statement curhatan temennya @haniwww *ngakak* | dari pertama gw baca statementnya, gw emang udah ada ide buat ngejadiin tulisan, tp gw masih bingung mau dibawa kemana arah tulisan gw dengan judul kayak gitu.  Akhirnya baru sekarang deh dapet idenya.

ceritanya gw liat curhatan temennya @haniwww *ngakak lagi* | katanya doi psikolog S1, dan "sweet first, psycho at last" ini ditujukan buat temennya dia yg belom dia kenal sama sekali, ketemu juga belom pernah, cuma liat dari foto fesbuk aja dan beberapa hasil karya temennya berupa gambar.  Nah, dari situ, psikolog ini bisa ngambil kesimpulan kalo temennya itu "sweet first, psycho at last".  Awalnya manis, baik, ngejajanin, tapi akhirnya...minta duitnya dibalikin.  Pfffftt~

gw gak paham sebenernya ama orang ini dan psikolog lainnya, kayaknya sok tau banget gitu.  Cuma liat foto, tulisan ato apa gitu, bisa tau karakter orang lain.  Mungkin ada psikolog master yang udah jago banget, jadi lewat bau kentut dia bisa tau karakter orang.  Lewat bau jigong bisa tau karakter orang.  Lewat jumlah bulu idung bisa tau karakter orang | *apeu*

Psikolog 1
*suara kentut* *nyium baunya* mmhh.. suaranya sangat harmonis, lembut, ada nada mayor disitu, dan sedikit bau telor..Ini pasti musisi brow, berkelas, legend, dan agak mahal harganya nih!  Semahal harga telor!

Psikolog 2
*nyium bau jigong* mmmhh.. ada jengkol disitu, tp masih tercium wangi pasta gigi.  Ini pasti ahli gigi yang sering nongol di iklan dan abis makan di warteg!

Kayaknya gampang banget gitu ya mereka nebak karakter orang, padahal ya belum tentu bener juga.  Karna menurut gw, karakter seseorang itu tergantung dari lingkungan mereka juga, gak cuma liat dari garis tangan, bentuk tulisan, ato dari cara bicara.  Misalnya, ada beberapa ciri secara fisik, dari setiap orang yang menggambarkan karakter tertentu.  Coba deh lo perhatiin, misalnya, untuk orang dengan ciri fisik hairy, menggambarkan karakter yang lebih lembut, care, berprinsip, dan pinter dalam me-manage segala sesuatu hal dalam hidupnya, punya target tertentu, dan ciri ini terutama gw terapin buat cewe. #CMIIW

Masih banyak ciri fisik lainnya, yang bisa lo pelajarin, tambah harus kuliah Psikologi.  Caranya, ya banyak bertemen, kenal banyak orang, ketemu banyak orang, ngobrol, sharing, mengetahui latar belakang masing-masing, termasuk keluarga.  Dan pada titik tertentu, saat lo udah expert, cuma dengan ngeliat ciri fisik pada muka, lo bisa tau karakter orang itu tanpa harus kenal atau ngobrol.

Balik lagi ke paragraf ke-dua, kalo emang dia psikolog yang baik, harusnya dia bisa mengutarakan pendapatnya dengan menghargai lawan bicaranya, apalagi kalo karakter yang menurut dia ternyata karakter yang negatif, harusnya dia bisa menyampaikannya dengan menggunakan bahasa yang baik.  Karna seharusnya, dia juga bisa membaca karakter lawan bicaranya dan tahu bagaimana cara membuat lawan bicaranya tidak terprovokasi dengan hasil "menerawang-nya", tapi menjadikannya sebagai bahan pertimbangan, bukan sebagai hasil akhir yang pasti dan akhirnya malah timbul masalah baru, kebencian.

17 09 12

Friday, September 14, 2012

Menjadi Kita

Mencontoh, melihat, atau meniru sesuatu, apapun itu, buat gw sih gak masalah.  Yang jadi masalah adalah ketika lo gak bisa menemukan cara atau gaya lo sendiri yang pada akhirnya lo cuma bisa meniru apa yang ada tanpa ada modifikasi.

Dari mulai lahir, kita memang diharuskan untuk meniru atau mencontoh.  Saat balita lo mulai meniru cara bicara dari orang tua, cara menulis, sampai pada akhirnya lo menemukan gaya sendiri dalam menulis dan gaya bicara sendiri.  Terus gitu berulang-ulang.  Dalam hal pekerjaan juga sama, pada awalnya lo akan meniru caranya sama yg lebih ahli, tapi ada saatnya lo bakal bilang "ternyata gak harus gitu, dengan cara begini juga bisa".  Dan pada saat yang sama lo udah menemukan metode baru untuk pekerjaan itu.

Tapi menemukan sesuatu yang baru dalam hal pekerjaan, biasanya berhubungan sama hati juga.  Maksudnya apakah bidang pekerjaan yang lo ambil sekarang emang keinginan lo sendiri, atau karena terpaksa, "nyari kerja kan sekarang susah, mumpung lagi ada ya udah diambil aja".

Idealis?! bisa juga sih, soalnya kalo emang sesuai sama hati, secara gak langsung lo udah mempermudah pekerjaan lo sendiri, karena dengan begitu lo akan lebih semangat dan lebih mudah dalam memecahkan permasalahan dalam pekerjaan lo.  Dan pada akhirnya lo akan selalu bisa menemukan celah untuk memecahkan permasalahan dengan cara lo sendiri, original.

Pencarian jati diri juga dimulai dari hati, siapa elo dan apa yang elo mau.  Dan itu cuma elo sendiri yang tau, passion lo ada dimana cuma lo yang tau.  passion itu harus klop sama hati.  Hati nurani.  Dan lingkungan dimana lo berada berpengaruh banget dalam menentukan itu semua, terutama lingkungan keluarga.  Hal yang paling kecil adalah hobi orang tua.  Lo boleh tanya sama orang tua, bokap atau nyokap, hal apa sih yang paling sering dan senang mereka lakukan mulai dari kecil sampai dewasa.  Itu salah satu cara buat menemukan passion dan isi hati yang sebenarnya.  Saat semuanya jelas, akan lebih mudah buat lo ngejalanin hidup.  Mengenal lebih dalam siapa lo sebenarnya dan prinsip hidup yang lo pegang.

Dan semuanya berawal dari mencontoh, melihat, dan meniru sesuatu.

15 09 12

Thursday, September 13, 2012

Double date perusak hubungan

Inspirasi ini tiba-tiba nongol waktu gw nongkrong sama @retairena96.

Di belakang meja kita, ada dua pasangan yang lagi double date.  Gw gak tau mereka ber-empat ini emang temenan dan kenal, atau temen dari si cowo atau si cewe.  Ngerti gak??? ya jadi klo lo mau double date kan pasti lawan dating lo itu kan temen lo, entah si cewe apa cowonya.

Kenapa judulnya "double date perusak hubungan"?? Gw jelasin beberapa alasannya :
1.  Masing-masing cowo pasti bakal adu gengsi.  Iya donk! saat cowo A ngebeliin cewe-nya makanan, cowo B pasti gak mau kalah, klo bisa dia bakal beliin makanan yang lebih mahal.

2.  Saat obrolan dimulai, masing-masing cowo mulai ngebanggain apapun yang dia punya.

    A : gw bentar lagi mau lulus nih! lagi koas. Iya gw kuliah di kedokteran.

    B : oya?! klo gw kuliah gak begitu penting, soalnya gawe juga tinggal nerusin usaha bokap, yaa megang beberapa perusahaan bokap gitu.

    A : *ganti topik* *ngomong sama pacarnya* yank, belanjaan kamu dari mango sama zara td udah disimpen di mobil kan??

    B : *ngomong sama pacarnya* *suara dikencengin* yank, nanti ingetin aku ya buat ngasi kamu cek kosong lagi buat belanja.  yaa kamu tulis aja butuhnya berapa *tajir mampus*

    A : *berbusa*

3.  Setelah obrolan adu gengsi selesai, masing-masing cowo akan bersikap manis sama cewenya.  Dimanjain, disayang, dilayanin, dimandiin, dicebokin, dan seterusnya.

4.  Ini klimaksnya, ketika masing-masing pulang, setiap pasangan bakal ngomongin lawan datingnya, terutama si cewe yg muji lawan datingnya yang cowo.

Pasangan 1
    A : yank, td si D baik banget yah sama cewenya, keliatan gentle banget

    B : iya, tp masih ganteng aku

    A : yatapi aku baru liat loh ada cowo memperlakukan cewenya kayak gitu

    B : kamu knp jd muji dia terus??!!!

    A : emang bener gitu koq!

    B : JADI SEKARANG MAU KAMU APA?!?!?!

    A : KOQ JADI NYOLOT SIH?!?!?!

    *kemudian perang dunia ke-3 dimulai*

Pasangan 2
    C : yank, enak yah si A punya cowo calon dokter. kalo sakit pasti ada yang ngejagain, ada yang ngerawat, jadi lebih diperhatiin

    D : iya, tp masih kalah tajir sama aku

    C : tp kamu liat gak tadi, belanjaan si cewe dibawain, trus pas mau masuk mobil pintunya dibukain, romantis deh!

    D : itu bukan romantis, tp mental supir!!!

    C : yatapi tadi liat deh itu...

    D : DIAM!!! KALO KAMU MAU KAYAK GITU, PACARAN AJA SAMA DIA!!!!!

    C : KAMU GAK PERNAH NGERTIIN AKU!!!

    D : SEKARANG KAMU TURUN DARI MOBIL!!

    C : KAMU YANG TURUN!! INI KAN MOBIL AKU!!!!!

    *kemudian si cowo tiduran di rel*

5.  Terakhir, ini cuma saran aja, kalo lo belum siap punya mantan lagi, mending jangan mau diajakin double date.

14 09 12